Sejarah Desa

31 Januari 2017 12:18:39 WIB

A. Sejarah Desa

Pada zaman dahulu kala di desa ini terdapat banyak pohon yang namanya Cangkring. Menurut informasi dari beberapa sumber sejarah yang terangkum, bahwa Cangkring merupakan jenis pohon Dadap yang memiliki duri. Cangkring merupakan spesies pohon berbunga dalam keluarga kacang-kacangan. Asal usul penamaan desa Cangkring itu sendiri diyakini diambil dari sebuah jenis pohon bernama cangkring yang dulu pernah ada di desa ini sehingga desa ini dinamakan Desa Cangkring.  

Seiring dengan perubahan sejarah perkembangan zaman, Desa Cangkring mulai berkembang menjadi sebuah desa, yang mana di dalamnya diatur oleh Pemerintah. Awalnya Desa Cangkring di pimpin oleh  seorang Kepala Desa yang pertama yaitu bapak Mangku. Setelah Masa Pemerintahan bapak Mangku selanjutnya Desa Cangkring dipimpin oleh bapak Danu, sehabis Bapak Danu ialah bapak Kusno Didjojo dan Seterusnya dipimpin oleh Bapak Susanto. Semasa Pemerintahan Bapak Susanto masa Kerjanya kurang lebih 27 Tahun. Dan sesudah bapak Susanto habis masa kerjanya Kepala Desa Dijabat oleh bapak Bambang Setyawan. Beliau bapak Bambang Setyawan menjabat sebagai Kepala Desa Cangkring selama kurang Lebih selama 2 (dua) Periode atau selama 14 tahun  dan untuk masa sekarang Desa Cangkring dipimpin oleh Bapak Sugiyono.

Pada waktu dulu Desa Cangkring mempunyai sumber mata air atau belik yang bernama belik nangka.  Menurut sejarah dikatakan konon belik nangka karena belik itu terletak di bawah pohon nangka. Barang siapa yang mandi atau cuci muka di belik tersebut mukanya menjadi cemerlang, kalau wanita akan bertambah kecantikannya. Selain itu ada legenda/ cerita masyarakat tentang Gunung Dhuwur. Gunung ini konon memiliki legenda, yaitu merupakan potongan dari puncak gunung Lawu. Gunung Dhuwur dijadikan sebagai tempat pemakaman umum. Ada salah satu makam yang sering dipakai untuk tirakat yaitu makam Ki Ageng Nur Kasan, Dia adalah salah satu ulama islam dan berpengaruh dalam penyebaran agama islam pada masanya dulu

B. Kondisi Desa

Pentingnya memahami tentang suatu kondisi Desa yaitu untuk mengetahui keterkaitan perencanaan dengan muatan pendukung dan permasalahan yang ada, memberikan arti penting untuk menentukan suatu keputusan pembangunan sebagai langkah mendayagunakan dan penyelesaian masalah di masyarakat.

Cangkring adalah sebuah desa di kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Indonesia. Desa cangkring terletak di bagian utara dari kecamatan Ngadirojo, terletak ± 2 Km ke arah Utara dari kota Kecamatan. Desa Cangkring merupakan salah satu dari 18 desa di wilayah Kecamatan Ngadirojo yang mempunyai luas wilayah seluas ........ hektar.  Desa Cangkring merupakan desa paling sempit di kecamatan Ngadirojo (Lorok). Daerah Cangkring merupakan daerah yang berupa dataran, perbukitan dan sisanya adalah pegunungan.. Adapun batas-batas wilayah desa Cangkring :

 

BATAS DESA

KETERANGAN

Sebelah Utara

:  Desa Nogosari dan Wonodadi   Kulon

Merupakan Daerah  Pegunungan/ Perbukitan

Sebelah Selatan

:  Desa Cokrokembang

Merupakan Daerah  Pegunungan/ Perbukitan

Sebelah Timur

:  Desa Wonodadi Kulon dan Desa Bogoharjo

Berupa Aliran Sungai

Sebelah Barat

:  Desa Nogosari dan Desa Bodag

Berupa Aliran Sungai

 

Iklim Desa Cangkring, sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia mempunyai iklim kemarau dan penghujan, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Cangkring Kecamatan Ngadirojo.

 

C. Demografi

Dilihat dari demografi Desa, Desa Cangkring hanya terdiri dari 4 dusun saja dengan jumlah penduduk 1062 Jiwa atau 339 KK, dengan perincian sebagaimana tabel berikut;

 

Tabel ...... : Jumlah Penduduk

No.

Jenis Kelamin

Jumlah

1.

Laki – Laki

 510 Orang

2.

Perempuan

552 Orang

3.

Kepala Keluarga

339  KK

 

 

 

Tabel II.2: Jumlah Penduduk Menurut Umur

No.

Umur (Tahun)

Jumlah (Jiwa)

1.

> 65

57

2.

60 – 65

40

3.

55 – 60

69

4.

50 – 55

74

5.

45 – 50

71

6.

40 – 45

97

7.

35 – 40

97

8.

30 – 35

102

9.

25 – 30

93

10.

20 – 25

81

11.

15 – 20

78

12.

10 – 15

91

13.

5 – 10

43

14.

< 5

37

Jumlah

1030

 

 

 


  • Keadaan Sosial

 

Tingkat pendidikan masyarakat Desa Cangkring adalah sebagai berikut :

 

Tabel II.3: Tingkat Pendidikan Masyarakat

No.

Tingkat Pendidikan

Jumlah ( orang )

1.

Tidak Sekolah / Buta Huruf

1

3.

Tidak Tamat SD/Sederajat

15

4.

Tamat SD / sederajat

197

5.

Tamat SLTP / sederajat

206

6.

Tamat SLTA / sederajat

325

7.

Tamat D1, D2, D3

41

8.

Sarjana / S-1

61

 

Kesenian yang masih ada di masyarakat Desa Cangkring adalah sebagai berikut

 

Tabel II.4: Kesenian Masyarakat

No.

Jenis Kesenian

Jumlah Kelompok

Status

1.

Reog

1

Aktif

2.

Wayang

1

Aktif

 

 

  • Keadaan Ekonomi

 

Karena Desa Cangkring merupakan desa pertanian, maka sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, selengkapnya sebagai berikut:

9

Tabel II.5: Mata Pencaharian Penduduk

Petani

Pedagang

PNS

Tukang /Jasa

Lain- Lain

411

13

54

35

-

 

 

 

Jumlah kepemilikan hewan ternak oleh penduduk Desa Cangkring adalah sebagai berikut :

 

Tabel II.6: Kepemilikan Ternak

Ayam/itik

Kambing

Sapi

Kerbau

Lain-lain

236

227

47

0

0

 

 

  • Kondisi Pemerintahan Desa

 

Penjelasan kondisi Pemerintahan Desa diberikan, untuk dapat memberikan gambaran ruang lingkup kerja yang mengemban tugas pelayanan dan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.

 

  • Pembagian Wilayah Desa

Secara administratif pembagian wilayah, sebagai berikut:

 

Tabel II.7: Pembagian Wilayah Desa

NO

DESA

DUSUN

RW

RT

1

2

3

4

Cangkring

 

 

 

Tegalarum

Seloharjo

Salamrejo

Sidorejo

1

1

1

1

2

2

2

2

 

  • Struktur organisasi pemerintah desa

 

Desa Cangkring menganut sistem kelembagaan pemerintahan desa dengan pola minimal, selengkapnya sebagai berikut :

 

Skema: SOTK Desa Cangkring Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan

 

       
   
     
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 


BAB III

POTENSI DAN MASALAH

 

 

3.1.   Potensi

 

Potensi yang ada di Desa, dapat disampaikan menurut bidang Sosial Budaya, Ekonomi dan Sumber Daya Alam:

 

  1. Potensi Sosial Budaya

1

Memiliki Budaya Gotong Royong yang tinggi

2

Mempunyai jumlah penduduk yang cukup besar

3

Mempunyai Jiwa seni yang sangat tinggi

 

  1. Potensi Ekonomi

1

Mempunyai banyak tenaga pengrajin

2

Peluang Pasar

 

  1. Potensi Sumber Daya Alam

1

Mempunyai lahan yang cukup luas

2

Memiliki Sumber Air

3

Memiliki lahan pertanian yang luas

 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Cangkring

tampilkan dalam peta lebih besar